14 Nov 2019

Menulis Esai Bisa Menjadi Mudah, Lho! Ikuti Langkah Efektif ini!

Cara ini dapat memudahkanmu membuat esai yang menarik dan menyelesaikannya dalam kurun waktu yang efisien.


Menulis
esai adalah salah satu jenis tugas yang menjadi kegiatan umum di masa-masa sekolah dan perkuliahan. Baik di bidang sosial maupun eksakta, menulis esai adalah keahlian yang sangat penting karena memegang aspek signifikan sebagai standar kompetensi dalam kurikulum. Tak hanya itu, menulis esai juga merupakan skill yang dibutuhkan saat bekerja. Karena peran dan fungsinya yang krusial, banyak pelajar, mahasiswa, hingga orang dewasa yang mengalami kesulitan saat menulis esai. Namun, ada cara yang efektif dalam menulis esai, lho! Cara ini dapat memudahkanmu membuat esai yang menarik dan menyelesaikannya dalam kurun waktu yang efisien. Apa saja ya langkah-langkahnya?

 

  1. Pilih Topik Spesifik

Pilihlah topik yang spesifik untuk esaimu. Jangan gunakan topik lama ataupun topik yang general. Kenapa? Karena topik lama sudah usang untuk dibahas, dan topik yang general sudah terlalu umum karena tentunya sudah banyak esai yang telah menggunakan topik tersebut. Topik yang terlalu luas dapat memberikan kesan pengulangan dan impresi yang sepele. Hal ini membuat esaimu kehilangan ciri khas dan keunikannya, sehingga menjadi tidak menarik bagi penilai/pembaca. Semakin fokus dan sempit topikmu, semakin baik dan menarik esaimu.

 

  1. Buatlah Outline

Outline adalah ringkasan gagasan utama dari topik yang SiDUers ingin uraikan. Membuat outline itu sangat penting karena berfungsi sebagai peta pikiran yang dapat memberitahu hal penting apa saja yang harus dimasukan dalam esai. Outline dapat membantu meningkatkan kualitas konten esaimu. Jika esai ditugaskan untuk diketik, SiDUers bisa membuat outline dahulu di Folio Bergaris, salah satunya Folio Bergaris SiDU yang memiliki kualitas kertas yang bagus dan ketebalan yang baik. Jika esai ditulis tangan, SiDUers bisa menulis outline pada bagian depan Folio Bergaris SiDU dan menyusun esai di halaman 2 hingga halaman 4.

 

  1. Kumpulkan Materi

Setelah membuat outline sebagai panduan esaimu, kumpulkan materi-materi yang SiDUers butuhkan untuk menyusun esaimu. Alangkah baiknya jika SiDUers mengumpulkan materi berupa data faktual, argumen yang valid, serta sumber baca yang relevan dan terpercaya untuk mendukung gagasan-gagasan utama pada outline.

 

  1. Susun Esaimu: Pendahuluan, Isi, Kesimpulan

Mulai susun esaimu sesuai urutan yang tepat, yaitu pendahuluan, isi, dan kesimpulan. Tulis pendahuluan dengan menulis pernyataan tesis, yaitu hal apa yang SiDUers ingin dibahas pada esai. Lalu, uraikan gagasan utama menggunakan outline yang telah SiDUers buat. Pastikan satu ide utama dijelaskan pada satu paragraf, lalu pindah ke paragraf yang baru saat SiDUers ingin menjelaskan ide pokok selanjutnya. Jangan lupa berikan contoh kasus, detail, atau diskripsi komprehensif pada akhir paragraf. Buatlah kesimpulan dengan menyebutkan kembali pernyataan tesis, ringkasan isi esaimu, dan tanggapanmu menulis esai tersebut.

 

  1. Lakukan Self-Editing

Langkah terakhir adalah melakukan self-editing, yaitu membaca ulang esaimu sebagai proses penyempurnaan serta pengecekan jika menemukan kesalahan. Cermati dan pahami apakah tulisan SiDUers sudah padu dan utuh. Pastikan bahasa yang SiDUers gunakan mudah dipahami oleh penilai/pembaca agar mereka bisa dengan mudah menangkap argumen yang disampaikan. Perhatikan pula segala bentuk kesalahan ketik, ejaan, dan tanda baca. Jika terjadi kesalahan, segera perbaiki sebelum esai dinilai atau dipublikasikan.

 

Menulis esai tak lagi menjadi beban jika SiDUers mengikuti langkah-langkah efektif di atas. Jangan lupa gunakan Folio Bergaris SiDU saat kamu menulis esai untuk ulangan atau tugas karena Folio Bergaris SiDU berkualitas tinggi dan tidak tembus pada halaman belakang.


Berita Lainya

Kisah Legenda Origami Lucky Star
Baca Selengkapnya
5 Benda Pelengkap yang Dibutuhkan Mahasiswa
Baca Selengkapnya
Hobi Menulis? Ini Profesi Idamanmu!
Baca Selengkapnya