22 Dec 2018

Tips Membuat CV yang Baik

CV merupakan hal yang paling penting dalam melamar kerja, hanya dari 1 CV saja dapat mengubah hidup Anda. Meskipun Anda memiliki banyak bakat dan pengalaman, apabila hal tersebut tidak tersalurkan dengan baik dalam CV, tentunya akan sulit mendapat pekerjaan yang sesuai. Contohnya adalah ketika Anda menyerahkan CV Anda di sebuah perusahaan besar, yang dalam sehari bisa menerima ribuan CV, tentunya yang pertama kali dilihat adalah menarik atau tidaknya CV Anda terlebih dahulu.

Oleh karena itu, berikut SiDU berikan tips-tips bagaimana agar CV Anda dapat dilirik oleh perusahaan tempat Anda melamar:

  1. Buat yang Unik
    Buat CV sesuai dengan karakter Anda dan memiliki konsep sendiri, mulai dari penggunaan warna hingga layout. Hal ini tentunya akan menjadi nilai lebih untuk dilirik perusahaan. Lakukan riset dan berselancar di internet mengenai desain CV yang sesuai dengan karakter Anda. Apalagi di era saat ini sudah banyak website yang menyediakan template CV yang beragam sehingga Anda dapat dengan mudah membuat CV yang unik dan menarik.
  2. Sederhana dan Mudah Dibaca
    Pastikan CV dibuat dengan tampilan yang sederhana namun tetap menarik perhatian. Sebaiknya CV Anda maksimal 2 halaman A4 dan tidak perlu menerangkan terlalu banyak detail. Justru sebaliknya, berilah ruang informasi secukupnya agar penerima CV penasaran dan memiliki banyak bahan pertanyaan saat wawancara. Biasakan untuk berpegang pada aturan angka 3, yakni maksimal 3 jenis font, maksimal 3 kombinasi warna, dan maksimal 3 kolom (apabila CV dibuat dalam bentuk kolom, bukan berbaris). Penggunaan warna dan font yang terlalu beragam tentunya akan terkesan ramai dan tidak nyaman dibaca.

Pemilihan jenis dan ukuran font sangat memengaruhi kenyamanan membaca. Para profesional menganggap jenis font Sans Serif sebagai salah satu yang terbaik untuk dokumen bisnis (termasuk CV) dengan rentang ukuran 9-20 poin (ukuran di atas 12 poin biasanya untuk headline yang dipertegas dengan efek bold/italic/underline/kapital/penggunaan warna berbeda). Beberapa font Sans Serif yang bisa digunakan untuk CV Anda adalah Tahoma, Century Gothic, Arial, dan Georgia. Hindari menggunakan font yang terlalu banyak ukiran agar terlihat tegas dan nyaman saat dibaca.

  1. Spesifik dengan Pekerjaan yang Dilamar
    Semakin CV Anda terlihat ramai, maka akan semakin tidak menarik untuk dibaca. Dibanding menuliskan setiap pekerjaan atau magang yang pernah Anda lakukan ke dalam selembar kertas, pilih beberapa pekerjaan yang berkaitan dengan posisi yang Anda lamar saat ini.

Cara mengetahui apakah CV terlalu ramai sebetulnya sederhana: Jika Anda merasa lelah atau bosan saat menulisnya, itu artinya CV tersebut juga akan melelahkan dan membosankan saat dibaca orang lain. Review ulang CV yang Anda buat sebagai pembaca atau seorang HRD.

  1. Hindari Typo/Kesalahan
    Meski sepele, namun adanya typo dalam CV akan sedikit menurunkan profesionalisme Anda. Usahakan untuk sangat teliti dan membaca kembali CV yang telah Anda buat untuk menghindari typo
  2. Selalu Diperbarui
    Update CV dan hapus detail mengenai pekerjaan yang sudah terlalu lama dilakukan, seperti pekerjaan magang yang 5 tahun lalu pernah Anda lakukan dan hanya berjalan selama 3 bulan. Akan lebih baik bila baris yang digunakan diisi dengan jabatan yang terbaru agar terlihat lebih profesional.

Sumber: https://www.finansialku.com/cara-membuat-curriculum-vitae-yang-menarik/


Berita Lainya

Mau Belajar di Rumah? Pakai Strategi ini!
Baca Selengkapnya
Tips Beradaptasi di Kampus Baru
Baca Selengkapnya
Sering Mengantuk di Kampus? Simak Tips Anti-Ngantuk ini!
Baca Selengkapnya