20 Nov 2019

Apa Itu Kertas Multifungsi? Yuk Cari Tahu Seluk-Beluknya!

Siapa di antara kalian yang tidak tahu kertas? Semua orang di dunia ini tentu mengenal kertas. Kertas sering kita gunakan dalam kehidupan sehari-hari. Penemuan kertas telah mengubah kebiasaan manusia dalam mendokumentasikan peristiwa atau momen penting melalui tulisan yang sebelumnya ditulis menggunakan kain, batu, tulang, hingga daun. Tak hanya dijadikan sebagai media tulis saja, kertas juga berfungsi sebagai alat pembersih, pembungkus, media ajar, kerajinan tangan, hingga objek seni bernilai mahal. Hal-hal kecil dalam keseharian banyak memanfaatkan kertas untuk memudahkan aktivitas dan pekerjaan, seperti kertas sebagai bukti transaksi belanja, sebagai media pada saat memesan makanan, sebagai tiket parkir kendaraan, sebagai kwitansi pembayaran, dan masih banyak lagi.



Sejarah Kertas di Dunia

Awal mula hadirnya kertas berawal dari asal-usul kertas yang ditemukan dan digunakan pertama kali di China pada abad ke-2. Pada abad pertama, kertas dibuat dengan bahan yang kasar pada zaman Dinasti Han Barat. Jenis kertas ini sulit dipergunakan untuk menulis karena fisiknya yang masih terlalu tebal dan teksturnya yang kasar. Akibatnya, jenis kertas ini tidak terlalu banyak yang menggunakan. Di abad kedua, Cai Lun dari era Dinasti Han Timur membuat kertas dengan bahan yang halus dengan teknik pembuatan yang berbeda. Cai Lun berhasil menciptakan kertas jenis baru yang terbuat dari kulit kayu, kain, batang gandum dan bahan lainnya. Kertas jenis ini relatif murah, berbahan ringan dan tipis, tahan lama, serta cocok untuk digunakan dengan kuas. Kemudian, pembuatan kertas dikembangkan melalui proses campuran rami, bahan kain, dan selulosa pada kulit kayu untuk menciptakan tekstur yang lebih halus, sehingga cocok untuk dijadikan media menulis dengan alat tulis apapun. Melalui teknik kertas ini lah terciptanya kertas multifungsi yang terus kita gunakan hingga saat ini.

 

Inovasi kertas terus berjalan menjadi media tulis yang memiliki nilai dan kegunaan yang bermacam-macam. Pertengahan abad ke-3, produksi kertas menyebar ke wilayah Korea dan Jepang. Pada abad ke-7, persebaran kertas telah merambah negara-negara Asia Tenggara, seperti Vietnam, Filipina, dan Thailand. Pada abad ke-10, negara-negara Arab mulai memproduksi kertas secara massal. Pada abad ke-12, teknik pembuatan kertas ini mulai menyentuh benua Eropa. Kertas menggantikan peran kulit kambing yang telah lama menjadi sarana tulis-menulis di Eropa. Sebelum kertas ditemukan, semua informasi dan peristiwa penting dicatat dengan tangan oleh para juru tulis. Sejak penemuan ini, negara-negara besar di Eropa mulai membangun perindustrian kertas. Lalu, pada abad ke-16, penggunaan kertas mencapai benua Amerika dan secara bertahap menyebar ke seluruh penjuru dunia. 

 

Di Indonesia, kertas pertama kali masuk pada abad ke-7 bersamaan dengan negara Asia Tenggara lain. Sebelumnya, masyarakat Indonesia biasa menggunakan daun lontar untuk mendokumentasikan peristiwa-peristiwa penting. Tak lama setelahnya, produksi kertas dimulai di kota Ponorogo, Jawa Timur. Pada produksi pertamanya, kertas ini dibuat dari olahan kulit kayu dari pepohonan yang tumbuh di wilayah tersebut. Kertas buatan Ponorogo ini dipergunakan sebagai media menulis oleh para biksu yang mempelajari agama Budha di Kerajaan Sriwijaya. Selain itu, kertas ini juga digunakan sebagai media melukis wayang beber yang merupakan cikal bakal terbentuknya wayang kulit di Indonesia. Ketika ajaran Islam masuk ke Indonesia, kertas buatan Ponorogo juga dimanfaatkan sebagai wadah untuk menulis kitab suci Al-Quran, salah satunya di pesantren milik K.H Khasan Besari di Tegalsari, Surabaya.


Begitu pula dengan APP Sinar Mas sebagai salah satu perusahaan bubur kertas dan kertas terbesar di dunia. Lewat perjalanan panjang, tepatnya dimulai pada tahun 1972 dengan Tjiwi Kimia memproduksi soda kaustik, sekarang APP Sinar Mas menjalankan operasi di seluruh Indonesia dan China dengan produk bubur kertas, kertas, produk kemasan gabungan tahunan, dan mengkonversi kapasitas hingga lebih dari 19 juta ton per tahun. Saat ini, APP memasarkan produknya di lebih dari 120 negara di enam benua. Selama bertahun-tahun, APP Sinar Mas telah memperluas operasi APP Sinar Mas secara signifikan melalui akuisisi dan perluasan beberapa pabrik bubur kertas dan kertas. Dengan komitmen mengutamakan kepuasan pelanggan, APP Sinar Mas terus meningkatkan pangsa dalam penjualan kertas di seluruh dunia untuk melayani kebutuhan masyarakat global atas kertas.

 

Jenis-Jenis Kertas

Yuk pelajari lebih dalam kertas-kertas yang ada di sekeliling kita! Mungkin saja kertas yang biasa kamu gunakan ada di list di bawah ini.

1. Kertas HVS

Kertas HVS berasal dari bahasa Belanda, Houtvrij Schrijfpapier, yang berarti kertas tanpa serat kayu. Kertas HVS dibuat dari bubur kertas tanpa campuran lignin, yaitu perekat antarserat dalam pohon. Hal tersebut membuat kertas HVS tidak mudah berubah warna menjadi kekuningan jika diletakkan di bawah sinar matahari. Ciri-ciri kertas HVS adalah permukaannya tidak dilapisi seperti art paper, sehingga memiliki daya serap yang tinggi. Kertas HVS memiliki ukuran yang beragam, mulai dari A3, A4, A4s, F4, Q, Qs, B5, dll. Gramasi kertas HVS umumnya berkisar 60gr, 70gr, 80gr, hingga 100gr.

2. Art Paper

Art paper adalah kertas putih yang memiliki tekstur halus, licin dan mengkilap. Keistimewaan teksturnya membuat art paper cocok untuk mencetak gambar detail. Art paper juga sering dijadikan materi promosional, seperti undangan, sampul buku dan majalah, brosur, kartu nama, dan kalender. Kelemahannya, karena memiliki permukaan yang licin, art paper tidak bisa digunakan untuk menulis.

3. Kertas NCR

Kertas NCR mungkin terdengar asing di telinga, tapi jika mendengar “buku nota" pasti kamu familiar. Kertas NCR adalah kepanjangan dari No Carbon Required, yaitu jenis kertas yang biasa digunakan untuk pembuatan nota, kuitansi, cek, dan bukti transaksi lain, karena fungsinya yang dapat merangkap dokumen menjadi beberapa bagian. Kertas NCR juga dapat menjadi alternatif dari kertas karbon untuk menyalin gambar, tulisan, atau informasi. Kertas NCR memiliki tekstur yang lembut dan tipis.

4. Kertas Linen

Kertas linen adalah kertas yang terbuat dari campuran serat kayu rami. Menurut sejarahnya, bahan linen ini sempat digunakan untuk pakaian, lho! Kertas linen memiliki ciri tekstur bergaris yang membentuk pola vertical dan horizontal. Kertas linen memiliki gramasi yang tebal, yaitu 220gr dan 250gr sehingga sangat cocok untuk dijadikan sampul buku atau agenda. Namun, kertas linen tidak cocok sebagai materi cetak, karena teksturnya kasar akan menghasilkan cetakan yang tidak rata.

5. Kertas Concord

Kamu mau cetak sertifikat atau piagam tapi bingung pakai kertas apa? Kertas concord jawabannya!

Kertas concord adalah kertas yang memiliki garis-garis tipis yang membuat permukaannya sedikit timbul. Tak seperti kertas linen yang hanya memiliki 2 gramasi, kertas concord hadir dengan ketebalan yang bervariatif, mulai dari 160gr hingga 250gr, juga dengan variasi warna yang beragam.

6. Kertas Ivory

Kertas ivory adalah jenis kertas yang memiliki dua sisi yang berbeda. Satu sisi permukaannya memiliki coating yang licin dan mengkilap, sedangkan sisi yang lain tidak dilapisi coating. Biasanya, kerta ivory dimanfaatkan sebagai pembungkus, box kemasan untuk kosmetik, obat, dan makanan, hingga poster.

7. Kertas Gelombang

Kertas gelombang, atau kertas corrugated, adalah kertas berlapis-lapis dan bergelombang dengan gramasi yang tebal. Karena memiliki bantalan untuk mencegah benturan, kertas gelombang adalah bahan dasar kardus untuk membungkus dan melindungi suatu barang. Karena materialnya dan hanya tersedia warna coklat, kertas ini kurang cocok untuk dijadikan media menulis atau bahan kreasi.

8. Kertas Samson

Kamu pasti punya amplop surat untuk mengirim berkas atau paper bag sehabis belanja di rumahmu. Tahukah kamu, bahwa jenis kertas tersebut bernama Samson! Unik ya? Kertas samson adalah kertas yang diolah melalui proses daur ulang. Kertas ini sering digunakan untuk amplop surat dan paper bag. Kertas Samson sangat mudah didapatkan karena dijual di setiap toko alat tulis, tempat fotokopi, toko buku, hingga koperasi. Umumnya, kertas Samson hadir dalam warna coklat dan putih.

9. Kertas Dupleks

Bagi kamu penggemar hidangan nasi kotak, jenis kertas pembungkus yang digunakan bernama kertas dupleks. Keren ya namanya! Kertas dupleks merupakan kertas yang mudah dikenali, karena sering digunakan sebagai kemasan produk. Contoh penggunaan kertas dupleks yang sering ditemukan adalah kotak nasi, kotak susu, kotak kue, kemasan obat, dan kemasan minuman. Kertas dupleks memiliki dua sisi warna yang berbeda, yaitu satu sisi berwarna putih dan sisi lainnya berwarna abu-abu. Sisi putih memiliki sifat yang mengkilap, sedangkan sisi abu-abu lebih keras dan agak berserat. 

10. Kertas Jasmine

Kapan terakhir kali kamu menerima undangan pernikahan dari keluarga atau kerabatmu? Karena kartu undangan terbuat dari kertas jasmine. Kertas jasmine memiliki butiran glitter pada tampilannya, sehingga cocok dijadikan kartu undangan karena memberikan kesan mewah. Kertas jasmine juga sering dijadikan amplop perkantoran karena berkesan eksklusif, juga sebagai kartu ucapan yang lucu.

 

Apa itu kertas multifungsi?

Kertas multifungsi adalah kertas jenis HVS dengan berbagai ukuran, mulai dari A3, A4, A4s, F4, Q, Qs, hingga B5 yang dapat digunakan untuk memenuhi banyak kebutuhan. Kertas multifungsi dapat dimanfaatkan untuk kegiatan di sekolah, kampus, kantor, hingga institusi. Selain itu, kertas multifungsi dapat dipakai sebagai kertas fotokopi, cetak, media menulis, belajar, media seni, material untuk karya, hiasan, hingga pajangan. Tanpa sadar, banyak dari kegiatan yang kita lakukan sehari-hari memanfaatkan kertas multifungsi sebagai medianya.

 

Cara Menyimpan Kertas Multifungsi

Kertas adalah komoditas kecil yang terkadang terlihat sepele, namun penyimpanan yang tepat dan benar sangat dibutuhkan, lho! Sudahkah kamu menyimpan kertas multifungsimu dengan benar di rumah, sekolah, atau kantormu? Menyimpan kumpulan kertas multifungsimu itu sangat penting untuk mencegah kerusakan dan perubahan warna pada kertas multifungsi. Yuk, simak cara menyimpan kertas multifungsi dengan baik di bawah ini:

Simpan kertasmu di tempat yang gelap dan kering untuk menghindari terjadinya kelembapan pada kertas multifungsi. Jika kamu menaruh kertas multifungsi di tempat yang memiliki sinar lampu yang terlalu terang atau bahkan menaruhnya di luar ruangan dengan pantulan sinar matahari langsung, maka kertas multifungsi akan mengalami perubahan warna menjadi kuning. Oleh karena itu, simpanlah kertas multifungsi di tempat yang tak terkena sinar matahari secara langsung.

 

Kertas Multifungsi yang Ramah Lingkungan dan Berkelanjutan

SiDU mendukung proses produksi kertas multifungsi yang ramah lingkungan dan berkelanjutan. Melalui upaya produksi kertas yang bertanggung jawab, SiDU terus berinovasi untuk menyediakan produk kertas multifungsi berkualitas. SiDU berusaha untuk memenuhi berbagai kebutuhan masyarakat Indonesia untuk berkreasi melalui proses manufaktur berstandar internasional serta berkesinambungan.

 

Dalam mencapai tujuan di atas fasilitas produksi SiDU beroperasi dengan menerapkan hal berikut:

  1. Fasilitas produksi harus memenuhi dan melampaui persyaratan peraturan lingkungan regional dan nasional tempat beroperasi dan berstandar internasional.
  2. Memastikan bahwa bahan baku utama SiDU, serat kayu, berasal dari sumber yang berkelanjutan melalui penerapan praktik terbaik seperti sistem Chain of Custody, penilaian dan perlindungan Hutan Nilai Konservasi Tinggi, dan sertifikasi Manajemen Hutan Berkelanjutan.
  3. Penggunaan material produksi yang efektif dan efisien harus ditingkatkan melalui penerapan pendekatan Reduce-Reuse-Recycle di seluruh proses operasional.
  4. Terus meninjau dan menerapkan sistem dan teknologi inovatif ke dalam proses operasinal untuk mengurangi kuantitas dan meningkatkan kualitas limbah dan emisi udara.
  5. SiDU mendukung tujuan nasional dan internasional untuk mengurangi emisi Gas Rumah Kaca (GRK) serta secara teratur memantau emisi GRK agar sesuai dengan protokol GRK dan mengimplementasikan program untuk mengurangi emisi GRK pada proses produksi.
  6. Sebagai bagian dari komitmen terhadap program Global Compact’s CEO Water Mandate oleh PBB, SiDU akan terus meningkatkan pengelolaan penggunaan air di dalam proses operasional.
  7. Menerapkan sistem manajemen lingkungan yang kuat di fasilitas produksi SiDU sesuai dengan standar internasional ISO 14000.
  8. Memberikan informasi, pendidikan dan pelatihan serta pemantauan karyawan, kontraktor, dan pemasok fasilitas produksi SiDU, untuk memastikan pemahaman yang jelas tentang kebijakan dan pedoman yang relevan untuk mencapai tujuan lingkungan yang diharapkan.

 

Referensi:

https://asiapulppaper.com/sustainability/environmental-responsibility

https://www.infocetak.com/pengertian-dan-sejarah-percetakan/

https://my-best.id/25880/

https://lutfyzein.blogspot.com/2017/09/jenis-kertas-macam-ukuran-penggunaan.html


Berita Lainya

Kisah Legenda Origami Lucky Star
Baca Selengkapnya
5 Benda Pelengkap yang Dibutuhkan Mahasiswa
Baca Selengkapnya
Hobi Menulis? Ini Profesi Idamanmu!
Baca Selengkapnya